google.com, pub-1400615731964576, DIRECT, f08c47fec0942fa0
oleh

Tahun ini, 23 Poktan di Kabupaten Kupang Tanam Lamtoro Terambah

Alexander Matte, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang mengatakan terdapat 23 kelompok tani peternak yang tersebar di 15 Kecamatan di Kabupaten Kupang yang sudah mendapat bibit lamtoro terambah untuk ditanami pada musim penghujan tahun ini.

Alexander Matte, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang.

Kepada Suara Amfoang di ruang kerjanya pada Rabu (25/11/2020) siang, Alexander yang akrab disapa Lecky itu mengatakan bahwa masing-masing kelompok tersebut telah menyiapkan lahan yang luasnya bervariasi untuk mengembangkan lamtoro terambah sebagai pakan ternak.

“Total lahan yang sudah disiapkan oleh 23 kelompok untuk ditanami bibit lamtoro terambah saat musim hujan tahun ini sekitar 150 hektar.” kata Lecky.

Baca Juga  Demokrat Persilahkan Kasus Korupsi Hambalang dibuka Kembali

Lecky juga menjelaskan, kelompok-kelompok tani peternak yang sudah mendapat bantuan bibit lamtoro terambah akan didampingi agar bisa menjadi produsen bibit bagi kelompok tani peternak di sekitar mereka pada tahun-tahun berikutnya.

Misalnya, Lecky mencontohkan, di Amfoang sudah ada tiga kelompok tani peternak di Kecamatan Amfoang Utara dan Kecamatan Amfoang Selatan yang mendapat bantuan bibit lamtoro terambah tahun ini sehingga ke depan, masyarakat dan kelompok tani peternak di desa-desa sekitar, termasuk yang ada di Kecamatan Amfoang Timur atau Kecamatan Amfoang yang lainnya dapat membeli bibit lamtoro terambah dari ketiga kelompok tersebut.

Baca Juga  Melepas Rindu | Puisi

“Dari dinas juga bisa beli dari mereka yang sudah bisa menghasilkan bibit lamtoro terambah untuk bantu kelompok lainnya sehingga kita tidak perlu beli lagi dari luar. Dengan begitu, uangnya berputar di tengah-tengah masyarakat.” jelas Lecky.

Lebih lanjut, Lecky  mengakui beberapa waktu terakhir ini pihak Dinas Peternakan Kabupaten Kupang tidak memiliki program bantuan ternak kepada para kelompok tani peternak karena saat ini mereka lebih fokus untuk membantu para kelompok tani peternak di Kabupaten Kupang dalam mengembangkan pakan ternak.

Baca Juga  Jembatan Talmanu dikerjakan Pakai APBN, direncanakan Selesai Tahun ini

Menurut Lecky, hal itu disebabkan karena sesuai pengalaman mereka, banyak kelompok tani peternak yang kesulitan mengembangkan ternak bantuan, bahkan ada ternak yang mati, karena kekurangan pakan.

“Nanti kalau pakan ternak sudah tersedia, baru kita kasih bantuan ternak.” kata Lecky.

Komentar

News Feed