google.com, pub-1400615731964576, DIRECT, f08c47fec0942fa0
oleh

Puisi: Untukmu Amfo’an (Oleh Hironimus Bani)

Untukmu Amfo’an

 

Amfo’an

Kabarmu kemarin,

Sungaimu mengular memanjakan indra.

Bukit dan padang rumput menghijau meninabobokan rasa.

Bebatuan menggunung menghalau pandang di balik bukit dan lembah.

Alam asri nan apik aksesori indah belahan utara pulau Timor.

 

Amfo’an

Katanya hari ini,

Sungai-sungaimu akan menjunjung jembatan,

Bukit dan padang rumput akan dipunggungi jalanan berhotmix

Baca Juga  Ibarat Angin | Puisi Arnold Taninas

Bersisianlah mereka dengan bangunan megah bertaraf internasional.

Bebatuan menggunung mungkin tak lagi menjadi penghalang pandang.

Dapatkah alam asri nan apik artistik tetap terpelihara?

 

Amfo’an

Mimpimu besok dan esok.

Katanya nanti dan kelak kau akan dipercantik semakin ayu bersolek.

Sekitaran sungai-sungaimu akan tumbuh lahan ekonomi subur berelok.

Area perbukitan akan menghijau dan berbintik ternak produktif.

Baca Juga  Jalang | puisi Ayu Sidin

Lahan berbatu akan menghasilkan emas kilauan pengumpul kemewahan?

Di sana kemakmuran menanti sebagai mitos kaum milenial kelak.

 

Amfo’an

Pini sepuh dan sesepuhmu

Telah membuka dan menakar kisah ziarah di permukaan sejarah.

Taruna dan tarunimu,

Marilah mengukir dan melukis di padang dan lembahnya,

Pandanglah dan raihlah langit berawan yang menitikkan beningnya embun.

Baca Juga  Rintih Purnama Pantai Selatan | Puisi Arnold Taninas

Berilah tanganmu melenggakkan karya kebanggaan.

Tempatkan kakimu menarikan karsa berjunjungan.

Bawalah ragamu dalam haribaan negeri madu dan lilin.

Jadilah berjaya.

Koro’oto, 11 September 2019

Komentar

News Feed