google.com, pub-1400615731964576, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-1400615731964576, DIRECT, f08c47fec0942fa0
oleh

Memanfaatkan Liburan Sekolah Secara Bijak

Mendengar kata liburan tentu membuat kita merasa senang, baik itu dikalangan anak sekolah, para guru maupun para pekerja kantoran. Karena dimasa liburan kita bebas melakukan apapun yang kita inginkan sebagai bentuk penyegaran bagi jiwa yang letih setelah melakukan aktivitas sehari-hari.

Liburan selalu diwarnai dengan kegiatan bersenang-senang, berpiknik, ataupun hanya beristirahat dan menenangkan diri dengan bersantai di rumah.

Semua tergantung pada apa yang dibutuhkan oleh diri kita.

Zhindi Klali, penulis. Saat ini duduk di kelas XI SMAN 1 Amfoang Utara.

Liburan sekolah adalah yang paling dinanti oleh para siswa dari berbagai tingkatan, karena dimasa itulah kita terbebas dari beban pikiran setelah menempuh pendidikan selama setahun mengikuti pembelajaran di sekolah yang membuat otak letih.

Liburan tentunya memberikan kesan yang cukup berharga bagi setiap orang. Banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan oleh kita untuk mengisi liburan kita dan tentunya para kita telah merencanakan secara matang kegiatan apa saja yang dilakukan untuk mengisi liburan sekolah semaksimal mungkin.

Baca Juga  Salah Siapa Alam Marah?

Ada yang memilih untuk bersitirahat di rumah bahkan ada yang memilih untuk pergi dan menghabiskan liburan dengan pergi bersantai di Kota Kupang, banyak sekali hal yang dilakukan para siswa di sana.

Ada sebagian siswa yang memilih menetap di kampung halaman dan pergi berkeliling di setiap pasar yang ada di daerah mereka. Tentunya sangat menyenangkan bukan?

Namun terkadang cara kita menikmati liburan malah berdampak buruk bagi kesehatan, otak dan psikologi kita.

Misalnya kita yang memilih menghabiskan waktu liburan dengan bersantai dirumah, kita menjadi pasif dan jarang melakukan kegiatan fisik sehingga membuat kita menjadi malas untuk bergerak dan hal itu dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh kita.

Selain itu liburan terkadang dijadikan alasan untuk tidak belajar, dengan alasan lelah karena pembelajaran semasa aktif belajar di sekolah sehibgga siswa kerap menghabiskan waktu luang selama berjam-jam hanya dengan bermain game ataupun media sosial baik itu Facebook, WhatsApp, Instagram, ataupun TikTok yang kini sedang trend dikalangan para remaja. Sehingga ketika liburan sekolah usai, kita lupa terhadap apa yang sempat dipelajarinya sebelum liburan karena kita tak pernah mengulang pelajaran tersebut ketika masa liburan, tulisan kita pun menjadi jelek karena jarang memegang alat tulis.

Baca Juga  Covid-19: Untung-Rugi Sekolah Dasar di Pedalaman dan Pedesaan Kabupaten Kupang

Hal ini sering dijumpai pada siswa dari berbagai tingkatan. Tentu hal ini dapat menyebabkan dampak buruk bagi kita dan menyebabkan otak kita menjadi kurang produktif.

Adapula siswa yang merasa bebas setelah liburan sehingga menghabiskan waktunya semalaman untuk berinteraksi dengan teman dunia mayanya melalui media sosial, waktu yang seharusnya di gunakan untuk beristirahat malah tidak digunakan dengan baik. Tentu hal ini beresiko buruk bagi kesehatan kita. Ketika semua orang bangun dan melakukan akivitas di pagi hari, kita cenderung akan menghabiskan waktu di ranjang kita karena rasa kantuk yang tak tertahankan. Tubuh akan merasa lemah dan cepat mengantuk lagi, sehingga kita hanya menghabiskan waktu dengan bermalas-malasan diranjang.

Baca Juga  Kau Hanya Bersandiwara | Puisi Zhindi Klali

Oleh sebab itu, marilah kita menghabiskan liburan dengan cara yang bijak dan tidak menghabiskan liburan hanya dengan bermalas-malasan dirumah atau bertamasya yang berlebihan.

Liburan sekolah sebaiknya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat misalnya dengan mengatur jadwal belajar (2x dalam seminggu), membersihkan lingkungan rumah, membaca buku, dan tidak menghabiskan liburan dengan bermalas-malasan atau bertamasya secara berlebihan. Agar liburan kita menjadi lebih bermanfaat.

Komentar

News Feed