Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Aurum O. Titu Eky, S.Ars., M.Ars., melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Amfoang Utara pada 2–3 September 2025. Kunjungan tersebut menjadi yang perdana bagi Wabup Aurum sejak menjabat, dan mendapat sambutan hangat dari Camat Amfoang Utara, jajaran Forkopimcam, kepala desa/lurah se-Amfoang Utara, serta masyarakat setempat.
Pada hari pertama, Selasa (2/9/2025), Wabup Aurum hadir membuka kegiatan Raimuna Cabang V Kwartir Cabang Kupang yang berlangsung di Bumi Perkemahan SMA Negeri 1 Amfoang Utara. Kehadirannya didampingi Camat Amfoang Utara, Kapolsek, Danramil 1604-03 Amfoang, serta para kepala desa dan lurah.
Keesokan harinya, Rabu (3/9/2025), Wabup melanjutkan kunjungan ke sejumlah instansi dan lembaga pendidikan di Amfoang Utara. Beberapa lokasi yang disambangi antara lain Kantor Camat Amfoang Utara, SMP TK Exodus Afoan, SD Inpres Naikliu, Puskesmas Naikliu, SMP Negeri 1 Amfoang Utara, dan SDN Fatunaus. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Kupang ini disambut Camat Amrosius N.D. Nenobais, S.Pd., dengan pengalungan kain bermotif khas Amfoang sebagai tanda penghormatan.
Saat meninjau ruang kerja di kantor camat, perhatian Wabup Aurum tertuju pada papan struktur organisasi yang terpampang di lorong menuju ruang camat. Dari sana terlihat jelas bahwa sejumlah jabatan struktural masih kosong. Saat ini, hanya Camat dan satu Kepala Sub Bagian Program Data dan Evaluasi (Kasubag PDE) yang mengisi struktur, sementara jabatan Sekretaris Camat dan lima Kepala Seksi masih lowong. Padahal, menurut Wabup Aurum, pelayanan prima kepada masyarakat mustahil terwujud tanpa dukungan struktur organisasi yang lengkap.
Dalam kesempatan itu, kunjungan Wabup Aurum juga bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan (Rakorcam). Di hadapan para kepala desa, lurah, tokoh agama, dan masyarakat, Wabup Aurum menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat warga Amfoang Utara. Ia menegaskan bahwa masalah kekurangan pegawai akan segera dibicarakan dengan Bupati Kupang agar ada pemerataan penempatan staf, sehingga pelayanan pemerintahan bisa berjalan optimal.
Lebih jauh, Wabup Aurum juga mengaitkan beberapa persoalan dalam pembangunan di Amfoang dengan perjuangan Amfoang menuju Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB). Ia menegaskan, upaya pembentukan DOB tidak bisa dilepaskan dari kesiapan sumber daya manusia sebab orang Amfoang harus mempersiapkan diri agar tidak menjadi tamu di rumah sendiri. Kehadiran Observatorium Nasional (Obnas) Timau bagi Wabup Aurum adalah peluang besar, tapi juga tantangan yang perlu jadi perhatian.
Menurut Wabup Aurum, Obnas Timau akan mendatangkan banyak peneliti, wisatawan, dan pihak dari dalam maupun luar negeri sehingga masyarakat Amfoang harus mampu menciptakan daya tarik budaya, pariwisata, dan kreativitas lokal agar menjadi tuan rumah yang bermartabat.
Meski moratorium DOB belum dicabut pemerintah pusat, Wabup menegaskan bahwa segala persiapan harus dimulai sejak dini sehingga saat moratorium dicabut, proses perjuangan menjadikan CDOB Amfoang bisa diarahkan ke tahap berikut.
Camat Amfoang Utara, Amrosius N.D. Nenobais, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kunjungan Wabup di wilayahnya. Ia menegaskan, meski struktur organisasi masih minim dengan hanya satu camat, satu kasubag, dan sembilan staf, pelayanan pemerintahan tetap dijalankan sebaik mungkin.
“Kunjungan Ibu Wakil Bupati menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dan masyarakat Amfoang Utara. Semoga ke depan ada pemerataan penempatan pegawai,” ujar Camat Amrosius.
Kunjungan kerja dua hari Wabup Aurum di Amfoang Utara ini memberi harapan baru bagi masyarakat. Selain atensi terhadap pelayanan pemerintahan, Wabup juga mengingatkan pentingnya kesiapan masyarakat dalam mendukung perjuangan CDOB Amfoang yang terus digelorakan.
Kontributor: Nimrot Lelis
Editor: Simon Seffi







