google.com, pub-1400615731964576, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-1400615731964576, DIRECT, f08c47fec0942fa0
oleh

Inovasi Pembelajaran di Sekolah Melalui Status Facebook

Dewasa ini, persoalan yang sering muncul dan menghadirkan perhatian public yang cukup serius adalah persoalan bermedia sosial. Banyak kasus yang berseleweran di depan meja hijau hanya untuk memutuskan persoalan para pengguna media sosial. Kasus-kasus itu seperti pencemaran nama baik,  penyebaran atau ujaran kebencian, penyebaran berita bohong (Hoax), penipuan jual beli online, prostitusi online, dan lain sebagainya. Kasus-kasus semacam ini bila tidak ditanggulangi maka dapat dipastikan bahwa cita-cita bangsa Indonesia yang ingin menjadi generasi emas di tahun 2045 akan berubah menjadi generasi perak.

Untuk itu, bila impian kita ingin Indonesia menjadi generasi emas di tahun 2045 maka bangsa Indonesia harus memiliki kecerdasan yang komperhensif yakni produktif, inovatif, kreatif, dan mandiri terlebih khusus cerdas dalam interaksi sosial di dunia maya dan nyata.

Konteks interkasi manusia dalam dunia nyata sudah terjadi sejak peradaban manusia pertama didunia. Namun konteks interaksi manusia dalam dunia maya terjadi sejak Peradaban Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang (IPTEK), yang ditandai dengan penemuan internet pada tahun 1969. Kemudian perkembangan interaksi manusia di dunia maya selanjutnya mengalami perkembangan yang sangat pesat saat hadirnya Facebook di dunia.

Penulis, Gusty A. Haupunu, Guru di SMAN 1 Amfoang Barat Laut.

Fecebook pertama kali ditemukan  oleh Mark Zuckerberg bersama siswa Harvard College dan teman sekamar Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes, saat ditemukannya facebook penggunanya terbatas, yakni seputar dunia kampus. Namun dengan seiringnya perjalanan waktu dan perubahan teknologi ternyata facebook dapat menarik perhatian warga dunia untuk berinterkasi melaluinya. Hal ini ditandai dengan jumlah pengguna facebook Sejak diluncurkan pada 4 Februari 2004 data Meta, menyebutkan bahwa jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly active users/MAUs), Fecebook sebanyak 2,93 Meliar pada kuartal ke dua tahun 2022. Melalui data Meta tersebut dapat disimpulkan bahwa Facebook adalah sarana terpopuler yang digunakan oleh manusia untuk berinteraksi.

Baca Juga  Bisakah Kita Tulus Memuji Maudy?

Melihat pengguna facebook menjadi pilihan utama manusia untuk berinteraksi maka melalui tulisan ini juga membenarkan hal diatas. Penulis telah melakukan penelitian selama 6 bulan di SMAN 1 Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang NTT, dengan mengamati perkembangan peserta didik dalam kesehariannya disekolah saat jam istirahat berlangsung dan jam kosong. Melalui pengamatan ini ternyata penulis menemukan sebagian besar peserta didik saat jam istirahat dan jam kosong, obrolan asyik dari peserta didik itu dengan teman-temannya di facebook bukan dengan teman-teman disekitarnya. Dari kondisi objektif ini maka penulis berupaya menghasilkan sebuah inovasi bermedia sosial bagi peserta didik yang produktif. Inovasi itu kemudian penulis menjadikannya sebagai inovasi pembelajaran Geografi di sekolah melalui status Facebook.

Analisis Status Facebook 

Bedasarkan data yang dirilis oleh indonesiabaik.com pengguna media sosial terbanyak dari latar belakang pendidikan yakni Diploma/S1 (97,55%), SMA (97,5%) dan S2/S3 (96%). Melalui data tersebut apakah pengguna media sosial (Facebook) telah menggunakan facebook secara produktif atau belum?. Untuk menjawab pertanyaan sederhana ini penulis telah mengamati secara real time berturut-turut selama dua bulan terakhir di akun facebook penulis dengan kapasitas pertemanan 5000 orang ternyata status facebook yang berseleweran di 5000 peretmanan tersebut didominasi dengan status ucapan-ucapan selamat seperti ucapan selamat  ulang tahun, menikah, wisudah, lolos seleksi ASN dan lain sebagainya.

Selain ucapan selamat ada status tentang perpisahan, status memberikan penguatan kepada keluarga yang meninggal, dan juga status tentang keseharian sipengguna akun facebook saat beraktifitas. Selain itu ada yang membagikan informasi berupa pemberitaan di media sosial. Dalam pengamatan ini penulis jarang menemukan pengguna facebook menuliskan statusnya tentang ilmu pengetahuan yang didapat dari bangku pendidikan. Yang lebih para lagi ada status yang saling menyebar Hoaks, membully, mencaci maki dan sebagainya.

Baca Juga  Item Susur Sungai sebagai Ekskul Berujung Maut

Selain mengamati status facebook di pertemanan penulis, penulis juga mengamati beberapa grup facebook kurang lebih 30 grup besar yang ada di NTT dan di luar NTT. Dari pengamatan tersebut cuman beberapa grup facebook saja yang membahas tentang hal-hak produktif sedangkan yang lainya tidak. Yang lebih miris lagi Grup Facebook yang berlatar belakang pendidikan tidak pernah membahas tentang jalanya proses pendidikan di Indonesia.

Kemudian dari pengamatan secara umum penulis juga membuat pengamatan secara khusus yakni memberikan penugasan terhadap beberapa responden dari peserta didik yang mewakili setiap tingkatan kelas dengan masing-masing tingkatan 10 orang untuk menscreenshot status facebook mereka di 6 bulan terakhir untuk ditunjukan kepada penulis. Dari hasil screenshot tersebut juga diperolah hal yang sama yaitu status yang mereka muat tidak menuliskan hal produktif berupa materi pelajaran yang telah mereka dapat di kelas.

Berdasarkan hasil pengamatan ini maka sebagai Guru apapun kemampuan yang kita peroleh kita harus memaksimalkan segala kemapuan kita untuk menemukan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi peserta didik kita.

Strategi Mendorong Semangat Belajar Peserta Didik Melalui Status Facebook

Pembelajaran yang menyenangkan apabila desain pembelajaran dapat menjawab keinginan peserta didik oleh karena Facebook adalah media sosial yang digemari peserta didik maka desain pembelajaran harus menjawab setiap hoby dan kesukaan peserta didik menjadi sebuah pembelajaran yang menyenangkan.

Berdasarkan hasil penelitian di kelas, yang terdistribusi dari kelas X IPS 1 dan 2, Kelas XI IPS 1,2 dan 3, Kelas XI IPA 1 dan 2, Kelas XII IPS I dan 2 mencapai 200 orang yang memiliki akun facebook dari total peserta didik 265 orang di SMAN 1 Amfoang Barat Laut yang mendapatkan matapelajaran Geografi.

Baca Juga  Hari Lahir Pancasila dan Esensi Peringatan Terhadapnya

Dengan perencian Data yang diperoleh yakni, peserta didik yang memiliki HP dan memiliki akun facebook sebanyak 140 orang, yang memiliki akun facebook tetapi tidak memiliki HP sebanyak 60 orang dan 65 orang tidak memiliki HP dan tidak memiliki Akun Facebook.

Melalui data penelitian ini untuk 200 peserta didik akan dimasukan dalam tahapan atau proses membangun semangat belajar peserta didik melalui status facebook, dengan Strategi yang dilakukan adalah seusai kegitan belajar mengajar (KBM) di kelas, peserta didik ditugaskan untuk menuliskan inti materi di status fecebooknya dengan hesteg GeografiAmfoang saat peserta didik kembali ke rumahnya.  Sedangkan peserta didik yang tidak memiliki HP dan tidak memiliki akun facebook akan mendapatkan tugas seperti biasanya.

Mengapa fecebook jadi pilihan utama untuk membangun semangat belajar peserta didik? Pertama yang disukai oleh peserta didik harus dijadikan sebagai wadah pembelajaran yang efektif kedua Facebook adalah media sosial, ketiga facebook merupakan media sosial yang sering digunakan oleh semua kalangan, Keempat  facebook merupakan media sosial yang dapat diakses secara gratis, Kelima facebook merupakan media sosial yang bisa membuat akun facebook tanpa memiliki HP, Keenam facebook merupakan media sosial yang selalu peduli dengan momen penting untuk diingatkan kembali. Saat diingatkan kembali proses belajar akan terus berjalan melalui membaca bila yang diingatkan itu adalah status yang bertuliskan ilmu pengetahuan.

Dengan demikian saat peserta didik itu mengetik statusnya di akun facebook ada dua proses belajar yang sudah ia kerjakan yakni membaca dan mengetik. Setelah diterbitkannya status di facebook, Facebook akan menjadi Guru kedua untuk mengingtakan kembali status yang telah peserta didik terbitkan bersama teman-teman facebooknya melalui notifikasi. Ayo banjiri status facebook Anda dengan Ilmu pengetahuan. Salam Literasi.

 

Komentar

News Feed